Panduan memilih Power Supply

Halaman: 1 2 3 4

Pernyataan “PSU merupakan jantung komputer” sudah menjadi klise bagi penggemar hardware komputer. Tapi bahkan dengan pengetahuan itu pemilihan PSU seringkali menjadi permasalahan tersendiri.

Performa PSU tidak dapat dinyatakan dengan eksak seperti hardware komputer lain, misalnya CPU atau Videocard. Satu-satunya indikator yang terlihat jelas adalah wattage. Ini menyebabkan pembeli yang awam memilih PSU hanya berdasarkan wattage yang tertera pada label saja. Padahal label yang tertera pada PSU tidak bisa menunjukkan performa dan kualitas PSU tersebut.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih PSU diantaranya:

1. Kebutuhan daya
Berapa Watt PSU yang anda butuhkan? Hal ini seringkali dilupakan dalam pemilihan PSU. Sebagian besar pengguna PC, termasuk gamer, dapat memenuhi kebutuhan daya PCnya dengan menggunakan PSU 400-500W. Tapi penggunaan peripheral tambahan, misalnya harddisk, VGA card, prosesor multicore, CCFL, dan kipas pendingin bisa meningkatkan kebutuhan daya PC secara signifikan.

Jadi berapa Watt-kah PSU yang harus anda beli? Ini bisa dihitung dengan menggunakan kalkulator PSU online yang terdapat di sini.

Selain itu juga perhitungan daya dapat dilakukan secara manual, dengan menjumlahkan nilai TDP masing-masing komponen PC dan mengalikannya dengan minimal 1,2 (semakin besar semakin aman, tapi sebaiknya jangan lebih dari 3) untuk menjaga kestabilan daya dan umur PSU.

2. Rated Power vs Real Power
Seringkali pabrikan PSU -terutama PSU generik- memberikan rating wattage yang berlebihan kepada PSUnya. Misalkan PSU yang hanya mampu menyediakan daya sebesar 250W diberikan rating 500W oleh produsennya untuk menarik pembeli.

Bagaimana mengetahui real power suatu PSU? Sebagian PSU menampilkan dua macam rating di labelnya, misalkan peak power dan real power. Sebagian lainnya langsung menampilkan real power pada labelnya, ini biasanya dilakukan oleh produsen PSU yang berkualitas. Sisanya meletakkan label sesukanya. Golongan yang terakhir ini sangat berbahaya, karena PSU yang tidak mampu menyediakan daya yang dibutuhkan PC akan rusak, bahkan kemungkinan dengan letupan dan lonjakan daya yang bisa merusak peripheral PC lain.

3. Kestabilan Voltase
PC memiliki tiga jalur voltase utama ke PSU, yaitu 3,3V; 5V; dan 12V. Rail 3,3V digunakan oleh motherboard, rail 5V digunakan oleh beberapa peripheral lama, berbagai fungsi motherboard, dan USB. Rail 12V merupakan rail yang paling banyak dibebani di PC modern, CPU, VGA card, harddisk, dan Optical drive menggunakan rail ini. Karena itu seringkali rail 12V menjadi mayoritas dari total daya yang dapat disediakan PSU.

Semakin besar penggunaan daya PC, seringkali nilai voltase masing-masing rail turun. Ini wajar dan tidak menjadi masalah selama tidak keluar dari spesifikasi ATX sebagai berikut:
+5 VDC dalam range +4.75 V hingga +5.25 V
+12 VDC dalam range +11.40 V hingga +12.60 V
+3.3 VDC dalam range +3.135 V hingga +3.465 V

Apabila voltase yang diberikan PSU melebihi range tersebut, peripheral PC dapat mengalami kerusakan bahkan terbakar. Apabila voltase kurang dari range tersebut, peripheral bisa kekurangan daya dan mengalami gangguan.

4. Ripple
PSU PC merupakan alat yang mengubah arus bolak balik (AC) menjadi arus searah (DC). Dalam proses tersebut, terdapat efek samping berupa variasi voltase output. Ini tidak dapat dihindari, tapi bila tidak diperhatikan, dapat mempengaruhi umur peripheral PC. Spesifikasi ATX menetapkan nilai ripple maksimum sebesar 50mV pada 3,3 Volt dan 120mV pada 12V.

5. Efisiensi
Dalam proses perubahan dari arus AC menjadi arus DC, sebagian daya yang masuk ke PSU dibuang sebagai panas. Idealnya jumlah daya yang terbuang mendekati nol, akan tetapi hal ini tidak mungkin. Perbandingan antara daya yang keluar dari PSU dengan daya yang masuk dinamakan efisiensi. Efisiensi yang tinggi berarti penggunaan daya dan panas yang relatif lebih sedikit dari PSU.

Suatu organisasi yang bernama 80plus memberikan sertifikasi kepada PSU yang memiliki efisiensi 80% ke atas. Sertifikasi ini berguna untuk membantu memilih PSU yang memiliki efisiensi tinggi. Sampai saat ini terdapat 5 macam sertifikasi yang sudah diterbitkan yaitu:

http://en.wikipedia.org/wiki/80plus

Halaman: 1 2 3 4

Tags: ,

About Andhika Nugrahatama

No Comments

Start the ball rolling by posting a comment on this article!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*